Sebuah Metamorfosis yang Berakhir Tragis | Review & Cerita Manga - Metamorphosis (Emergence) [18+] - Maguma ID | Portal J-Pop Culture dan Geek Stuff

Post Terbaru

Maguma ID | Portal J-Pop Culture dan Geek Stuff

Portal J-Pop Culture & Geek Stuff

test banner

Post Top Ad

SafelinkU | Shorten your link and earn money

Post Top Ad

SafelinkU | Shorten your link and earn money

Tuesday, August 11, 2020

Sebuah Metamorfosis yang Berakhir Tragis | Review & Cerita Manga - Metamorphosis (Emergence) [18+]


MAGUMA ID - Sepertinya tidak biasanya saya akan mereview manga alias doujin seperti ini, tetapi rasanya manga ini memang perlu direview karena beberapa poin yang terkandung dalam cerita manga ini. Oke, di sini saya lebih sering menyebutnya sebagai manga saja, karena artinya komik Jepang, sehingga lebih universal.

Seringkali di forum lokal ataupun internasional, saya sering menemukan sebuah potongan gambar dari sebuah halaman manga, dengan karakter seorang gadis cupu berkaca mata. Dan banyak sekali yang memberikan kesan yang tidak seperti biasa di kolom komentar ketika membaca doujin. Dari situ saya belum tertarik, cuma penasaran saja.

Lalu beberapa waktu kemudian, seorang teman menyarankan sebuah bacaan dengan kode 177013. Katanya bagus banget, awalnya mau cokil malah jadi nangis. Jadi penasaran dong, kok bisa? Oke akhirnya saya pun aktifkan VPN, dan mencoba mencari tahu manga ini dengan bebekal kode nuklir.

Setelah sampai ke tujuan, manga ini berjudul Metamophosis atau juga disebut Emergence atau juga 177013. Emergence ini merupakan manga yang benar-benar bisa membuat traumatis, dalam artian bakal selalu membekas di para pembacanya. Doujin ini dibuat oleh ShindoLA yang sepertinya sudah terkenal di dunia seperti ini.

Oiya sebelum lanjut, saya ingatkan ini bukan manga biasa alias doujin, jadi banyak sekali adegan eksplisit yang sangat f#cked up. Seperti pemerkosaan, kekerasan, prostitusi, drug abuse dan juga incest. Banyak adegan menjijikan yang tentu saja sangat tidak bermoral. 

Tetapi kenapa bisa manga ini terkenal?

Setelah membacanya sampai habis, saya paham. Jadi hari ini saya akan memberikan ulasan mengenai manga / doujin 177013 ini, untuk kali ini saya, tidak akan pake bahasa yang terlalu baku, biar lebih santai. Yuk cek aja!


PERINGATAN: Ulasan ini akan mengandung spoiler dan juga hal-hal yang mungkin dianggap sesuatu yang tabu di masyarakat jadi mohon kebijaksaan dari pembaca


PLOT / CERITA


Bercerita tentang seorang gadis sekolah bernama Saki Yoshida yang baru saja menginjak bangku SMA. Nah, karena di SMP dulu penampilannya cupu sehingga ngga punya teman, makanya setelah SMA dia berusaha ingin mengubah penampilannya. Untuk itu dia meminta ibunya untuk merias dirinya. Setelah itu, dia mulai dilirik oleh orang-orang dan mendapat banyak perhatian. Pada titik inilah, kehidupannya sedikit demi sedikit berubah.

Dengan penampilannya yang sudah menarik, tentu saja memancing para cowok buat mendekatinya. Pada poin ini, dia bertemu dengan Hayato. Something isn't right, i can feel it. Sebagaimana seorang cewek yang baru pertama kali mendapat perhatian dari lawan jenisnya, tentu saja dia terlena oleh bujuk rayu Hayato. Sampai harus mengorbankan "kehormatannya", tahulah maksudnya. Bahkan juga diberi narkoba.

Setelah Hayato, karena pengaruh teman-teman sesatny yang merekomendasikan dia buat makan malam sama ugly bastard . Hoho tentu saja bukan hanya sekedar dinner, ada sesuatu yang lain. Lalu keesokan harinya pun foto itu tersebar di kalangan cowok brengsek, dan menggunakan foto tersebut untuk memeras dan memenuhi "kebutuhan" mereka.

Belum cukup sampai di situ, pulang ke rumah Saki malah diperkosa bapaknya yang deadwood & ugly bastard. BLOK!

Saki pun akhirnya mendapat banyak atensi dari para cowok. Yep, bisa ditebak, biasanya kalau ada cewek populer banget di kalangan cowok pasti temen-temen ceweknya iri. Yahaha IRI BILANG KARYAWAN.

 
Lalu dia menjadi target perundungan (bullying) oleh teman-teman sekelasnya, terutama yang cewek. Puncaknya perundungannya adalah ketika, mejanya bertuliskan kata-kata kejam. Dia pun menangis sembari pulang ke rumah, setelah sampai rumah, dia malah ditampar ibunya. Karena ketahuan, ibunya pun tidak terima dan mengusirnya dari rumah.


Habis diusir ibunya, dia tak punya tempat tinggal. Akhirnya di memutuskan untuk tinggal bersama Hayato, orang yang pertama kali merenggut "kehormatannya". Dari sinilah segalanya mulai berubah drastis. Bersama Hayato, Saki diperkenalkan ke bandar narkoba yang mengenalkannya pada kenikmatan duniawi yang lebih tinggi.

"The girl who was pure white, now shuts herself in the fragile bud called love"


Atas dasar "cinta", Saki membantu Hayato untuk melunasi hutangnya ke bandar tersebut dengan melacurkan dirinya. Dan memberikan seluruh uangnya untuk Hayato, selama melacur, dia hamil beberapa kali, dan pada saat itu juga dia mengugurkan kandungannya. 



Nggak cuma itu saja, Saki juga semakin kecanduan narkoba, setelah sabu, dia mencoba jenis suntik. Makin lama, uang hasil melacur yang diberikan ke Hayato semakin berkurang, karena dia gunakan sendiri untuk membeli narkoba. Akhirnya, Hayato pun marah dan mengusir Saki juga. Setelah diusir Hayato, hidup Saki semakin tidak jelas, lalu dia pun dipungut oleh tunawisma dan diperkosa. Saat itu pula dia melacur lagi dan hamil lagi.

Akan tetapi kali ini, dia tidak berniat melakukan aborsi lagi, kali ini dia berniat melahirkan anaknya, dan menjadi seorang. Dengan tekadnya, dia pun bekerja dengan melacur dan mengumpulkan uang untuk biaya kelahiran anaknya nanti. 




Lalu momen itu pun terjadi, momen ketika Saki akan menaruh uangnya di loker umum dan segorombolan siswa SMA datang. Dan menganggap kalau Saki ini maling, karena mereka pikir gembel mana mungkin punya uang sebanyak itu. Di sinilah, adegan kekeran yang paling sadis di manga ini terjadi. Parah banget si, lagi hamil ditendang, diinjak perutnya, sampai itunya dimasukin botol. Dan uangnya pun diambilin. 

Serius dah, ini parah banget, saya yang liat visualisasinya aja sampe ngga tega dan muncul perasaan tidak nyaman alias disturbing



Akhirnya dia pun pergi ke toilet umum dengan sisa tenaganya setelah dihajar habis-habis, dan menemukan kacamata dan memakainya, lalu melihat refleksinya di cermin terhadap dirinya dulu. Dan pun menangis, dia pun kembali memakai narkoba suntik yang tersisa, dengan harapan setidaknya menuju akhir hidupnya dia bisa tenang. Dalam keadaan lemah tak berdaya, dengan berdarah-darah, dia pun meminta maaf kepada anaknya yang tak sempat dia lahirkan karena dia lemah dan tak berdaya lagi.


Di sisa terakhir hidupnya, dia berhalusinasi akibat narkoba yang dipakainya, dimana dia berhasil keluar dari kehidupannya yang mengerikan ini dan melahirkan anaknya yang bernama Hana ini.





REVIEW / ULASAN


Mulai masuk ke sesi pendapat, menurutku, Saki Yoshida ini hanyalah seorang remaja yang masih mencari jati dirinya dan membutuhkan pengakuan. Hal ini tentu dirasakan semua orang ketika masuk masa remaja, termasuk saya sendiri. Kita butuh yang namanya mencari jati diri, dan ingin jadi orang seperti apa nantinya.

Setiap orang punya ceritanya masing-masing, nah Saki Yoshida ini hanyalah contoh bagaimana ketika fase jati diri, kita terlalu terlarut ke dalamnya, sehingga tidak bisa mengontrol diri. Menurutku ini, Saki Yoshida ini contoh dari remaja yang salah pergaulan, akibatnya tidak terbiasa menerima atensi, sehingga ketika dia pertama kali mendapat atensi langsung terjerumus dan terjebak di dalamnya, dalam artian buruk karena hanya kenikmatan sesaat. Bagai, terjatuh ke dalam jurang tak berdasar.

Poin penting dalam manga ini adalah jangan sampai salah pergaulan dan terjerumus ke dalam hal-hal yang merugikan. Terkadang, terlalu banyak mendapat atensi juga tidak selalu baik. Bisa dibilang sirkel, bisa mempengaruhi diri kita, sebagaimana di manga ini, ketika teman-teman Saki menyarankan agar bertemu ugly bastard lewat daring. 

Well, dalam hal ini, haruskah kita salahkan Saki Yoshida sendiri? Bisa, tetapi tidak sepenuhnya. Yah, Saki ini hanyalah remaja yang begitu polos yang ingin mendapatkan atensi dan teman. Yep, intinya adalah kurang perhatian, jadi ketika dia sekali mendapat perhatian yang luar biasa, dia langsung terlena dan mudah terpengaruh. Jadi dia ini hanyalah korban dari kurangnya atensi dari orang terdekatnya, terutama orang tuanya.

Bullshit!

Bisa dibilang momen menyenangkan dalam manga ini hanya sesaat, ketika akhirnya Saki Yoshida berubah dan mendapat atensi di kelasnya, dan juga mendapat teman. Judul "Metamophosis" memang tepat sekali untuk menggambarkan seluruh cerita manga ini. Dari kehidupan polosnya sampai akhirnya dia menjadi seseorang yang telah dirusak.


Sebuah kisah hidup yang sangat tragis yang harus dialami seorang wanita. Secara cerita memang manga ini sangat berkesan dan membekas. Ketika membaca manga ini, saya hanya berfokus pada plotnya dengan mengabaikan adegan seksual yang disajikan. Sangat disayangkan sekali, kisah Saki Yoshida harus berakhir tragis.

Serius, saya cukup merasakan emosi kesedihan ketika membaca ini, depressing banget. Dengan cerita yang ngena banget, karena memang masih relatable, di luar sana mungkin ada beberapa orang kisah hidupnya seperti ini. Dan di sini ShindoLA sebagai penulis, menuangkan idenya dengan penceritaan yang begitu baik, sehingga pembaca ikut tersentuh.

Dia mampu mengangkat tema soal perundungan, pemerkosaan, prostitusi, penyalahgunaan narkoba, kekerasan dan juga aborsi. Sebuah hal-hal yang sangat tidak bermoral dimasukkan ke dalam sebuah karya seni, akan tetapi segala sesuatu ada sisi baik dan buruknya.

Dalam hal ini, kita bisa mengambil pelajaran bahwa, jangan sampai kita terjerumus ke dalam hal-hal tersebut, karena sekali sudah masuk maka bakalan susah keluarnya. Kita juga harus supportive terhadap orang yang keliatan depresi, bukan malah ikut merundungnya, beri dia atensi dan ingatkan dia agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan.

Yah kesimpulannya, ini manga / doujin yang punya cerita yang bagus dan sangat membekas di hati para pembacanya. 

Sebuah metamorfosis yang berakhir tragis :'(





 

No comments:

Post a Comment