Review Anime - Domestic na Kanojo (2019) - Maguma ID | Portal J-Pop Culture dan Geek Stuff

Post Terbaru

Maguma ID | Portal J-Pop Culture dan Geek Stuff

Portal J-Pop Culture & Geek Stuff

test banner

Post Top Ad

SafelinkU | Shorten your link and earn money

Post Top Ad

SafelinkU | Shorten your link and earn money

Thursday, April 4, 2019

Review Anime - Domestic na Kanojo (2019)


Fiuh, saatnya membahas anime yang cukup …. *fiuh” … mungkin aku gak suka tapi tetep aku tonton sampai selesai. 

Awalnya aku sama sekali gak tertarik dengan anime Domestic na Kanojo, karena kupikir “halah ini paling anime harem ecchi biasa”.

Tapi akhirnya aku nonton juga, berawal dari rasa penasaran karena di grup komunitas facebook banyak yang membahas tentang anime ini terutama openingnya. Aku pun penasaran lalu buka opening, dan yep keren abis lagu Kawaki wo Ameku ini. 

Akhirnya aku penasaran dan mencoba menonton anime, dan akhirnya jadi ketagihan bukan karena suka tapi karena penasaran. Dan aku ini orangnya seneng coba-coba, sering banget nonton anime satu sampai dua episode tapi karena gak menarik jadi gak ditamatin. Berbeda dengan anime ini, meskipun menurutku dramanya bikin ngantuk tapi tetep aja bikin penasaran.

Sebelumnya aku sudah pernah bahas episode 1 anime ini, jadi kali ini aku akan mengulas tentang 12 episode anime Domestic na Kanojo yang sudah aku tonton. Dan anime ini benar-benar mengingatkanku pada Kuzu no Honkai :’(

Tentunya aku ini tipe orang yang jarang baca manga, jadi aku gak akan membandingkan antara anime dengan manga-nya. Jujur aja aku ngerasa nyesel nonton anime ini, buang-buang waktu aja. Tapi ya udah terlanjur sampe episode akhir, jadi mau gimana lagi.


[SPOILER ALERT]

PLOT (4/10)


Anime in punya premis yang menurutku konyol dimana seorang gadis bernama Rui yang mengajak cowok secara random untuk “ena-ena”, dan cowok yang beruntung itu adalah Natsuo. WHAT THE HECK!? Di dunia nyata mana ada cewek yang mau gituan sama orang random (mungkin ada tapi Cuma sebagian kecil. Alasannya karena ingin pengalaman, ya okelah itu bisa diterima.


Dan yang bikin kesel si Natsuo itu lagi jatuh cinta sama gurunya yakni Hina, tapi mau diajak gituan (hmm  ( ͡° ͜ʖ ͡°) namanya juga cowok). Kemudian secara kebetulan bapaknya pengin nikah lagi dan ternyata calonnya ini adalah emaknya Hina dan Rui. WOW! Macem plot anime hentai aja hmm  ( ͡° ͜ʖ ͡°). Tentu saja keadaannya jadi makin canggung dan dari sinilah konflik terus bermunculan, sebuah kisah cinta segitiga.


Menurutku anime ini plotnya makin kesini makin terasa dipaksakan dan banyak sekali kejadian kebetulannya yang malah terkesan fantasi bukan lagi slice of life, misalnya:
- Rui sama Natsuo abis ena-ena dan Natsuo lagi jatuh cinta sama Hina, tapi secara      tiba-tiba mereka jadi saudara tiri.
- Rui melihat Natsuo mencoba menicum Hina saat mereka akan jadi saudara.
- Hina melihat Rui dan Natsuo berciuman.
- Natsuo melihat Hina sedang mast----
- Rui melihat Hina dan Natsuo ‘begituan’

Plot anime ini hanya berfokus pada tiga orang saja yakni Natsuo, Hina dan Rui saja. Episode pertama sebenarnya sudah menarik dan terkesan ‘fun’ tapi makin kesini makin serius, untuk episode 1 sampai 3 masih menarik, selebihnya kutonton karena penasaran. 

Jadi ceritanya cuma muter-muter aja seputaran cinta segitiga itu selebihnya banyak adegan fanservice. Apalagi pihak studio telah merilis adegan terlarang episode 1 dalam bentuk DVD BluRay  ( ͡° ͜ʖ ͡°)


KARAKTER (5/10)
OALAH COK, KARAKTERNYA B*GSD, TERUTAMA SI MC


Kita bahas Natsuo, pertama dia nerima ajakan Rui buat ena-ena, padahal dia lagi jatuh cinta sama Hina-sensei. Terus pas udah tau Hina dan Rui bakal jadi saudari tirinya, dia kebawa nafsu buat nyium Hina, yang kebetulan kecyduk sama Rui. Gak sampe di situ, muncullah Kashiwabara Momo yang punya cerita sedih dan Natsuo terbawa oleh godaan syaiton (duh) dan bikin Momo baper. Setelah itu dia ciuman sama Rui dan kecyduk Hina. Terus dia bohongin Rui supaya bisa ke rumahnya Hina buat ‘gituan’.  Dia punya hobi menulis dan bikin novel tentang Hina-sensei. Karakter yang sok polos tapi nafsuan :’3 OALAH JAN**K.


Kedua ada Hina Tachibana seorang guru di SMA yang ditaksir Natsuo sekaligus saudari tirinya. Punya karakter yang mengayomi sebagai orang dewasa. Punya hubungan gelap dengan pria yang sudah beristri, tapi kemudian di putuskan. Dan BOOM dia tertarik dengan Natsuo dan berencana menjalani hubungan gelap, perasaannya makin yakin ketika telah melihat Rui berciuman dengan Natsuo. BTW dia emang punya karakter MI— hehe.


Lalu ada Rui Tachibana orang paling penyabar di serial ini. Yah meskipun dia ngajak ‘ena-ena’ cowok secara random itu hal yang aneh, tapi setidaknya dia mempercayai Natsuo dan selalu begitu.  Dia memiliki rasa pada Natsuo dan sangat setia padanya, meskipun bertepuk tangan sebelah … EH …


Selanjutnya ada karakter gal yakni Kashiwabara Momo, seorang penakluk cowok yang terkenal di satu sekolah, karakter tipe latjur gitu. Gimana engga, mantannya aja ada 30-an WOAH ANJIR. Ya terus secara kebetulan dia naksir sama Natsuo dan ngajak dia ke rumah dan blablabla, mengetahui kalo Momo ini sadgirl jadi Natsuo merasa kasihan lalu begituan. Dan poof! Hilang begitu saja, seakan gak terjadi apa-apa.


Lalu ada Ashihara Miu, seorang cewek ketua dari klub sastra yang punya sifat polos nan baik hati. Selebihnya gak diceritain, tapi aku punya firasat kalo nantinya Ashihara-san ini bakal diembat juga sama Natsuo.


Ada juga karakter tambahan lain seperti Fumiya (temannya Natsuo) yang udah gak dipeduliin lagi karena sibuk ‘ena-ena’. Kemudian ada bapaknya Natsuo dan ibunya Hina dan Rui, kehidupan mereka seakan adem ayem aja tanpa tahu kalo anak-anaknya menjalin hubungan cinta segitiga. Kemudian Masaki Kobayashi yang cukup menarik karena dulunya dia mantan Yakuza, lumayanlah buat bumbu tambahan. Selain itu ada juga Kiriya-sensei yang merupakan pembimbing klub literatur.


GRAFIS DAN SOUNDTRACK (9/10)


Untuk grafisnya menurutku standar anime musiman dan terbilang cukup bagus. Dan hal terbaik dari serial ini adalah lagu opening yang sangat luar biasa yakni Kawaki wo Ameku yang dibawakan oleh minami. Sumpah ini lagu keren, beruntung banget aku lahir di masa di mana lagu ini dibuat. LEBAY COK!
Lagu penutupnya dari Alisa Takigawa yang berjudul Wagamama juga gak kalah keren loh sama-sama menarik untuk di dengar. Kemudian ada juga lagu sisipan yang sedih dalam scene dimana Hina-sensei sedang mast------- sengenes itukah?

KESIMPULAN
Yah segitu aja keluh basah aku tentang anime ini, kesimpulannya anime ini cukup bikin nyesek dan gregetan sendiri sama karakternya. Asupan 12 episode romance NTR sudah cukup bagiku. 


Nilai Akhir: 6/10


Terima kasih sudah menyempatkan waktu membaca ulasan dan keluh basahku mengenai anime ini, jangan lupa share ya : )



No comments:

Post a Comment