Ulasan Anime – Kimi no Suizo wo Tabetai (2018) - Maguma ID | Portal J-Pop Culture dan Geek Stuff

Post Terbaru

Maguma ID | Portal J-Pop Culture dan Geek Stuff

Portal J-Pop Culture & Geek Stuff

test banner

Post Top Ad

SafelinkU | Shorten your link and earn money

Post Top Ad

SafelinkU | Shorten your link and earn money

Sunday, January 6, 2019

Ulasan Anime – Kimi no Suizo wo Tabetai (2018)



Hei yo, MadNimers!
Kali ini saya akan mengulas sebuah anime yang dirilis pada tahun 2018 yang berjudul Kimi no Suizo wo Tabetai, dengan judul internasionalnya yaitu I Want Eat Your Pancreas, jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia berarti “Aku Ingin Memakan Pankreasmu”. Hmm, terdengar seperti film sadis bertema kanibal, eits jangan salah, ini bukanlah film bertemakan kanibalisme tapi film bertemakan drama. Awalnya saya mendengar judulnya, saya pikir ini film thriller gitu, taunya film drama. 

Film anime ini diangkat dari novel dengan judul yang sama karangan Yoru Sumino (diterbitkan 19 Juni 2015). Ngomong-ngomong anime ini juga sudah pernah diangkat menjadi film Live Action dan dirilis pada tahun 2017, lho.

Lalu bagaimana film ini? Apakah patut masuk ke watchlist kalian, yuk simak ulasannya di bawah ini.

Sinopsis
Ketika musim semi di bulan April tiba dan bunga sakura masih bermekaran, seorang kutu buku bernama Shiga Haruki menemukan sebuah buku di ruang tunggu rumah sakit. Sampul buku tersebut bertuliskan “hidup saat sekarat”. Lalu dia tahu kalua buku harian itu adalah milik teman sekelasnya yang sangat popular dan ceria, bernama Yamauchi Sakura. Gadis itu berkata bahwa dia menderita penyakit pankreas dan hanya memiliki waktu yang terbatas.

Berusaha untuk mempertahankan kehidupannya senormal mungkin, Sakura memutuskan untuk menjalani kehidupannya dengan merahasiakan penyakitnya. Karena semangat dan tindakan Sakura yang sukar ditebak, perasaan Haruki mulai berubah.



Plot (7/10)

Anime ini mengangkat kisah cowok nolep yang bertemu dengan gadis cantik periang namun penyakitan. Menurut saya cerita ini sangat mudah ditebak, jadi setelah saya membaca sinopsisnya, saya gak akan berharap banyak sama plot dari film ini. Saya lebih tertarik sama pengembangan karakternya (bisa lihat di bawah). 

Ceritanya berlatar di musim semi dimana bunga sakura bermekaran, pertemuan secara kebetulan dengan dua manusia yang sifatnya sangat berlawanan, perlahan-lahan mulai merubah mereka. Tidak ada yang istimewa dari cerita seperti ini, yah cuma kisah romantis yang berakhir menyedihkan. Film ini menawarkan pesan akan arti dari kehidupan, apakah saat ini kita semua sudah menikmati kehidupan ini? Karena sewaktu-waktu kita bisa mati kapan saja. Itulah mereka coba tawarkan di dalam film ini, agar kita bisa lebih menghargai dan menikmati kehidupan yang sementara ini.



Pengembangan Karakter (7/10)


Di sini sebagai karakter utamanya, seorang cowok nolep yang gak punya minat sama orang lain yang bertemu dengan cewek cantik periang yang punya sifat yang sangat berlawanan dengan si karakter utama. Dan tentu saja pengembangan karakternya adalah hal yang membuat saya tertarik dengan Kimi no Suizo wo Tabetai. 

Mereka melakukan pengembangan kedua karakter tersebut selama kurang dari dua jam. Sakura yang punya sifat extrovert dan mudah akrab dengan orang lain dan juga terlalu terlihat ceria dan tertawa, namun dibalik keceriaannya itu, ia menyimpan penderitaan karena penyakitnya, jadi dia itu sebenarnya rapuh.

Lalu ada si protagonist Haruki yang punya sifat introvert, membosankan dan sangat tertutup, dan gak ada yang istimewa dari dia. Namun secara perlahan melalui pengembangan karakternya, secara perlahan dia mulai terbuka dan ternyata dia itu orangnya baik dan pedulian. Karakter sampingannya juga lumayan ada Kyoko dan Takahiro, dan mereka berasal dari ruang lingkup Sakura.
Film ini mempunyai karakter yang bisa kita temukan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga unsur dramatisnya bisa tersampaikan ke penonton. Atau mungkin kalian punya sifat seperti karakter di film ini?



Visual (8/10)


Visual dan grafisnya bagus, dengan pewarnaan yang lembut dan menghangatkan mata. Dengan desain karakter yang juga cukup bagus.



Soundtrack & Pengisi Suara (8/10)



Di sini pengisi suaranya bagus, ada Takasugi yang mengisi suara Shiga Haruki dan Lynn sebagai pengisi suara Yamauchi Sakura, keduanya berhasil menyatu dengan karakter tersebut dengan suara mereka.
Untuk lagu pembuka, lagu sisipan dan lagu penutupnya juga lumayan bagus, saya lumaya suka. Tapi ya, ga begitu berasa seperti lagu-lagu di film Kimi no Nawa.

Lagu Pembuka
- Fanfare (ファンファーレ) oleh sumika

Lagu Penutup
- Shunkashuutou (春夏秋冬) oleh sumika



Opini


Secara keseluruhan saya berhasil menikmati anime ini, mulai dari plotnya (meski pun sudah bisa ditebak), visual, soundtrack dan pengembangan karakternya. Yang paling menarik perhatian saya adalah pengembangan karakternya yang cukup bagus, Cuma sayangnya di pertengahan film si protagonis mengungkapkan bahwa dia sebenarnya peduli sama Sakura, dan menurut saya pengungkapan itu sebaik ditaruh saat akan menuju penghujung film.

Saya masih merasa aneh dengan judulnya “Aku Ingin Memakan Pankreasmu”, yang sempat membuat saya bepikir ini film kanibalisme, tapi ternyata ini film serius dan realistis, tema persahabatan menjadi fokus utama di dalam film ini. Dan untuk grafisnya cukup membuat saya terkesan dengan pewarnaannya yang hangat dan cerah. Anime ini mengingatkan saya pada Shigatsu wa Kimi no Uso karena sifat karakternya yang mirip. Akan tetapi anime ini punya ciri tersendiri, di awal kita sudah diberi spoiler kalau Sakura kena penyakit, dan tentunya kita pasti bakal mikir “Kalo gini mah bakal jadi sad ending, pasti ceweknya mati”.

Menurut saya anime ini bakal lebih bagus jika karakter utamanya adalah Sakura, jadi ceritanya digambarkan dari sudut pandang Sakura, biar ga terlalu mainstream gitu. Jadi di saat-saat terakhirnya, Sakura ingin membantu orang lain, yakni teman sekelasnya yang selalu menyendiri, pasti bakal lebih seru. Yah itu sih cuma opini saya saja.


[SPOILER GAN … !!]

Oke, jadi saya punya teori tentang kematian Yamauchi Sakura, di awal-awal film kita melihat bahwa sempat berantem sama preman songong gara-gara preman itu nabrak seorang nenek. Dan akhirnya Sakura nendang ‘biji-nya’ preman itu. Dan kemudian menuju penghujung film Sakura dimatikan oleh penulis dengan melibatkan Sakura pada pembunuhan. Jadi kematian Sakura bukan karena penyakit pankreasnya, akan tetapi karena dibunuh oleh seseorang, hal itu belum terpikirkan oleh penonton sebelumnya (good job!). Dan mungkin saja itu ulah dari preman yang ditendang ‘biji-nya’ untuk balas dendam terhadap Sakura, gimana menurut kalian?


[SPOILER END.]


Informasi Anime
-    - Judul            : Kimi no Suizo wo Tabetai (君の膵臓をたべたい)
-    - Judul Lain     : KimiSui, I Want Eat Your Pancreas
-    - Tanggal Rilis : 1 September 2018 (Jepang), 26 Desember 2018 (Indonesia)
-    - Produser       : Aniplex
-    - Licensors      : Aniplex of America
-    - Studio          : Studio VOLN


Pengisi Suara

Yamauchi, Sakura
Yamauchi, Sakura
Utama
Lynn
Japanese
Lynn
Shiga, Haruki
Shiga, Haruki
Utama
Takasugi, Mahiro
Japanese
Takasugi, Mahiro
Takimoto, Kyouko
Takimoto, Kyouko
Supporting
Fujii, Yukiyo
Japanese
Fujii, Yukiyo
Takahiro
Takahiro
Supporting
Uchida, Yuuma
Japanese
Uchida, Yuuma
Yamauchi, Mother
Yamauchi, Mother
Supporting
Wakui, Emi
Japanese
Wakui, Emi
Shiga, Father
Shiga, Father
Supporting
Miki, Shinichiro
Japanese
Miki, Shinichiro
Miyata, Issei
Miyata, Issei
Supporting
Fukushima, Jun
Japanese
Fukushima, Jun
Shiga, Mother
Shiga, Mother
Supporting
Tanaka, Atsuko
Japanese
Tanaka, Atsuko























Staff

Ushijima, Shinichirou
Ushijima, Shinichirou
Sutradara, Penulis Skrip
Hata, Shouji
Hata, Shouji
Pengarah Suara
sumika
sumika
Penyanyi Lagu Tema
Mendez, Erica
Mendez, Erica
ADR Director













Kutipan Terbaik
"Hidup adalah dengan menggerakan hati seseorang.
Dengan melakukan hal itu, bukankah itu yang dinamakan hidup?
Menerima seseorang, menyukai seseorang, membenci seseorang.
Merasa senang saat bersama seseorang. Menggenggam tangan seseorang. Itulah hidup"
~Sakura Yamauchi


Skor
- Skor Pribadi: 7.5/10
- Skor MAL : 8.7/10 


No comments:

Post a Comment